Header AD

Memulihkan


Oleh Ainun Al-Mardhiyyah Arda

**
Terkadang ketika berkaca, aku melihat diriku seperti seorang yang benar-benar menyedihkan, seperti tak layak hidup. Lalu di beberapa hari kemudian aku merasa baik-baik saja dan mendiagnosis diri sendiri bahwa aku sudah sembuh dari segala  trauma. Nyatanya rasa duka itu terkurung di lubuk hati yg terdalam.
Berusaha berdamai, tapi ternyata itu membuatku semakin tidak stabil, ingatan pahit itu tidak pernah hilang meski sekeras apapun aku berusaha mengingat yang baik. Ada segudang pertanyaan di dalam hatiku, "benarkah aku dalam mengambil sikap, atau justru aku salah langkah dalam membela diri?"
Hingga aku bertemu dengan seseorang yang menyadarkan untuk melibatkan Allah di setiap situasi, lalu perlahan aku sadar bahwa  tindakan yang aku pilih tidaklah benar, namun bukan berarti mentolerir kesalahannya. Tugasku tetap berbuat baik, biar saja kesalahan ia menjadi urusannya sendiri dengan Tuhan.
Perlahan aku mulai membaik, dan mulai bangkit membangun prinsip-prinsip hidup, aku masih layak untuk hidup, selama jantungku masih berdetak. Suatu usaha untuk tetap berdamai dengan keadaan adalah jangan pernah menyimpan sampah di dalam hati. 
Jika tanpa Abu Jahal bagaimana ketakwaan Sumayyah akan diketahui?
Mulai saat itu aku berusaha menerima dan percaya bahwa Allah tetaplah sebaik-baik pengatur kehidupan..
"Dad, I'm gonna say thank you even if I'm still hurt, always wished you the best even if you started this .. This whole war in me"

Hikmah
Libatkan Allah Swt dalam segala urusan, agar yang berat menjadi ringan, dan yang sulit menjadi mudah. Kita tidak akan pernah bisa berjalan sendirian menjalani kehidupan yang kadang keras dan menyakitkan, kita butuh Allah sebagai pegangan agar kita selalu merasa kuat dan tidak menyerah.


Memulihkan Memulihkan Reviewed by Ahsanulqurun on January 22, 2020 Rating: 5

No comments

Post AD

home ads